Nonton Film
Dalam hidup penulis yang namanya nonton di bioskop itu cuma sekali yaitu pas masih kecil nonton di Keong Mas,itupun film pendidikan yang memperlihatkan keindahan alam Indonesia.Sialnya di Kudus nggak ada lagi bioskop yang besar sejak kejatuhan industri film.Bioskop di Kudus yang setidaknya masih unjuk gigi adalah bioskop Matahari,tapi sayangnya bioskop ini nggak update baik film nasional maupun internasional.Bukannya menayang kan film bagus malah promosi film yang "aneh-aneh".Alhasil satu-satunya cara adalah menunggu kebaikan hati stasiun swasta buat menayangkannya.Dulu,sekarang jamannya VCD n DVD cuma sayangnya aku sampai sekarang nggak berhasil membujuk nenekku buat beli VCD DVD player.Kalau mau nonton kepaksa di rumah temen.
"Perubahan besar" terjadi dalam hidupku (agak melebih-lebihkan sih) pas aku beli komputer kelas 3 SMA.Yups dengan komputer ini semua video bisa ditayangin ke layar monitor,dan yang namanya nunggu film keluar di TV dah nggak jaman.Nah ketika kuliah di Semarang terbersit lagi kepengen nonton di bioskop.Di Semarang ini yang terkenal di kalangan temen-temenku ya bioskop Citraland,sebabnya nggak lain karena CL pada hari Senin menyediakan nonton hemat,alisa potongan harga.Terang aja semua orang kayaknya pada berebutan pas premier film baru.Namanya ngantri dari pagi belum tentu dapat tiket.Ini yang bikin penulis kesel.Lagipula banyak denger-denger isu kalau di kursi bioskop di kasih jarum yang sudah tertular virus HIV????penulis sih nggak percaya tapi waspada tetap suatu keharusan
Alternatif lain yaitu pinjem ke rental CD komputer,tapi sayangnya walau cepet keluarnya tapi bajakan semua dengan kualitas yang luar biasa menyedihkan.Jangan berani-berani coba pinjem film yang pakai visual effect banyak ,soalnya nggak bakal keluar kalau pinjem bajakan.Tapi penulis punya pengalaman lucu pas nonton CD" XXX" yang sejatinya film aksi malah jadi kayak Bajaj Bajuri,nggak lain karena ada suara tawa yang muncul di beberapa adegan,mulanya penulis mengira wajar sampai bayangan hitam muncul lalu jalan ke samping,oalah barulah penulis sadar kalau CD ini direkam langsung di bioskop...Ha...ha...ha...
Jangan Beli Bajakan,Dukung industri nasional dengan membeli barang Asli!!
"Perubahan besar" terjadi dalam hidupku (agak melebih-lebihkan sih) pas aku beli komputer kelas 3 SMA.Yups dengan komputer ini semua video bisa ditayangin ke layar monitor,dan yang namanya nunggu film keluar di TV dah nggak jaman.Nah ketika kuliah di Semarang terbersit lagi kepengen nonton di bioskop.Di Semarang ini yang terkenal di kalangan temen-temenku ya bioskop Citraland,sebabnya nggak lain karena CL pada hari Senin menyediakan nonton hemat,alisa potongan harga.Terang aja semua orang kayaknya pada berebutan pas premier film baru.Namanya ngantri dari pagi belum tentu dapat tiket.Ini yang bikin penulis kesel.Lagipula banyak denger-denger isu kalau di kursi bioskop di kasih jarum yang sudah tertular virus HIV????penulis sih nggak percaya tapi waspada tetap suatu keharusan
Alternatif lain yaitu pinjem ke rental CD komputer,tapi sayangnya walau cepet keluarnya tapi bajakan semua dengan kualitas yang luar biasa menyedihkan.Jangan berani-berani coba pinjem film yang pakai visual effect banyak ,soalnya nggak bakal keluar kalau pinjem bajakan.Tapi penulis punya pengalaman lucu pas nonton CD" XXX" yang sejatinya film aksi malah jadi kayak Bajaj Bajuri,nggak lain karena ada suara tawa yang muncul di beberapa adegan,mulanya penulis mengira wajar sampai bayangan hitam muncul lalu jalan ke samping,oalah barulah penulis sadar kalau CD ini direkam langsung di bioskop...Ha...ha...ha...
Jangan Beli Bajakan,Dukung industri nasional dengan membeli barang Asli!!
Comments