Memori Mana yang Paling di ingat
Kenangan terdiri dari dua yaitu kenangan baik dan buruk,tapi mana yang gampang di ingat itu kembali ke orangnya.Kalau penulis sendiri sih lebih ingat pengalaman buruk,yang baik malah nggak begitu berkesan.Mungkin karena pengalaman buruk menimbulkan rasa trauma dalam diri penulis ...alah.Tapi ada beberapa pengalaman indah yang penulis cukup ingat dengan baik.
- Liburan SMA kelas 2 ke Bali
- Liburan ini paling berkesan buat aku karena ini satu-satunya kesempatanku keluar dari Pulau Jawa dan juga melihat pulau yang katanya nggak ada masjid sama sekali (maklum di Jawa kan banyak Masjid) dan ketika kita menginjakkan kaki ke Bali yang namanya Anjing bebas berkeliaran ( kalau di Jawa kucing ^^).Alamnya juga masih indah,benar-benar nyaman untuk tujuan wisata.Terlihat sekali kalau orang Bali menghargai seni patung terlihat dengan banyaknya arca dan patung di jalan.Karena tema kali ini nggak menceritakan liburan ke Bali jadi kapan-kapan saja ya..
- Beli Komputer
- Sebelumnya nggak kepikiran kalau bakal punya komputer.Pertamakali beli aku pun belum tahu apa itu Windows jadi cuma sekedar menghidupkan dan mematikan komputer bagiku sudah seneng.Nggak tahu kenapa seneng sama komputer padahal pertama kali aku dulu pakai-nya program DOS yang masih hitam putih.Kalau dulu pengetahuan komputerku masih nol sekarang jadi 2 dari 10.Baru satu bulan aku sudah bikin error komputer dan bulan kedua komputerku lumpuh kena virus.Hebat nggak??
- Setiap kali masuk sekolah
- Ingatan lain yang gampang ilang adalah pas berhasil masuk ke sekolah unggulan.Pertama pasti merasa syukur tapi setelahnya lupa dan nggak jarang malah menjelek-jelekkan sekolah sendiri.Seperti waktu aku di terima di Undip aku bersyukur sekali tapi setelah itu rasa syukur berganti dengan jengkel karena Fakultas Ekonomi ruang kelasnya nggak pakai AC
Karena begitu banyaknya stok memori kenangan buruk kadang-kadang waktu aku lagi sendirian malah jadi teringat sendiri,Agar nggak teringat selalu aku berusaha mengalihkan pikiran ke lain hal agar nggak ingat yang begituan.Sekarang penulis coba mempraktekkan seperti yang ada di film Dreamcatcher.Yaitu membentuk suatu gudang khayalan di kepala kita dimana kita mengelompokkan pikiran-pikiran kita kedalam rak-rak yang berlainan.Sedang trauma,kenangan buruk dikunci di didasar pikiran kita.Hasilnya bagi penulis cukup lumayan,tapi nggak begitu berhasil...yang penting kan sudah dicoba
Comments